TEORI DAN PRAKTEK MANAJEMEN SD
Administrasi
Dalam arti sempit, administrasi dapat diartikan sebagai keseluruhan
pencatatan secara tertulis dan penyusunan secara sistematis dari
keterangan-keterangan yang ada dengan tujuan
agar mudah memperoleh ikhtisarnya secara menyeluruh. Dengan kata lain administrasi
itu tidak lebih
dari pada sekedar
serangkain aktivitas menghimpun, mencatat,
mengolah, menggandakan, mengirim
dan menyimpan keterangan-keterangan
yang diperlukan dalam setiap kerjasama.
Sedangkan dalam arti luas,
administrasi itu bukan sekedar sebagai ketatausahaan. Administrasi itu jauh
lebih luas dan kompleks daripada ketatausahaan.
Administrasi merupakan
keseluruhan proses karjasama antara dua orang manusia atau lebih yang
didasarkan pada rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkan sebelumnnya
Adminstrasi adalah
segenap proses penyelenggaraan dalam
setiap usaha kerjasama sekelompok orang untuk mencapai
tujuan.
Berdasarkan pengertian diatas,
ada 3 ciri pokok administrasi, yaitu:
1. Administrasi merupakan proses
2. Terdapat dua orang atau lebih yang saling
bekerjasama
3. Mencapai tujuan dan efisiensi
ADMINISTRASI PENDIDIKAN
• Upaya
pengaturan dan pendaya-gunaan seluruh sumberdaya dalam penyelenggaraan
pendi-dikan untuk mencapai tujuan pendidikan.
KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN
Kepemimpinan adalah interaksi
antara pemimpin dan yang di-pimpin untuk
mengubah perilaku dan memberdayakan yang dipim-pin agar mampu memimpin
diri-nya.
Manajemen
1. Manajemen sebagai suatu kemampuan atau keahlian yang
selanjutnya menjadi cikal bakal Manajemen sebagai suatu profesi. Manajemen
sebbagai suatu ilmu menekankan perhatian kepada ketrampilan dan kemampun
manajerial yang diklasifikasikan menjadi kemampuan/ketrampilan
teknikal,manusiawi dan konsepsual.
2. Manajemen
sebagai proses yaitu
dengan menentukan langkah
yang yang sitematis dan terpadu
sebagai aktivitas manajemen.
3. Manajemen sebagai seni tercermin dari
perbedaan gaya (Style) seseorang dalam menggunakan atau member-dayakan orang
lain untuk mencapai tujuan.
• James AF. Stoner (1992:8) adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para
anggota organisasi dan penggunaan sumber-sumber daya organisasi lainnya agar
mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.
• Harsey dan
Bblanchard (1988:9): merupakan
suatu proses bagaimana
pencapaian sasaran organisasi melalui kepemimpinan.
• Sudjana (2000: 77): Manajemen merupakan
rangkaian berbagai kegiatan wajar yang dilakukan seseorang berdasarkan
norma-norma yang telah ditetapkan dan dalam pelaksanaannya memiliki hubungan
dan saling keterkaitan dengan lainnya. Hal tersebut dilaksanakan oleh orang atau beberapa orang
yang ada dalam organisasi
dan diberi tugas untuk melaksanakan kegiatan tersebut.
TUJUAN
MANAJEMEN
Dilakukan Manajemen agar pelaksanaan suatu usaha terencana secara sistematis dan dapat dievaluasi
secara benar, akurat
dan lengkap sehingga mencapai
tujuan secara produktif,
berkualitas, efektif dan efisien.
Efektivitas
Pertama, tujuan
manajemen itu diupayakan
dalam rangka mencapai
efektivitas. Suatu program kerja dikatakan
efektif apabila program kerja tersebut dapat mencapai tujuan, yang telah
ditetapkan sebelumnya. Dengan kata lain, tujuan diterapkannya manajemen pada sebuah program adalah agar program
tersebut dapat mencapai tujuan.
Efisiensi
Kedua, manajemen
itu dilakukan dalam
rangka mencapai efisiensi
dalam pelaksanaan setiap program.
a. Efisisiensi
ditinjau dari usaha
/ pelaksana program
Apabila dari segi pelaksanaan, sebuah
program dapat dikatak
efisien apabila hasilnya
dapat dicapai melalui upaya
yang sekecil-kecilnya dan
sehemat-hematnya. Upaya yang
dimaksudkan adalah dalam penggunaan komponen seperti, tenaga, waktu
pelaksanaan, sarana dan prasarana serta keuangan.
b. Efisiensi ditinjau dari hasil program.
Ditinjau dari segi
hasil, penyelenggaraan sebuah
program dapat dikatakan efisien apabila dengan usaha
tertentu memperoleh hasil yang sebanyak- banyaknya. Upaya yang dimaksudkan
adalah dalam penggunaan komponen seperti, tenaga, waktu pelaksanaan, sarana dan
prasarana serta keuangan.
Produktivitas
Adalah perbandingan terbaik
antara hasil yang diperoleh (output) dengan jumlah sumber yang
dipergunakan(input) produktivitas dapat dinyatakan secara kaulitas maupun
kuantitas.
Kualitas
Menunjukan kepada suatu ukuran
penilaian atau penghargaan yang diberikan atau dikenakan kepada
barang (products) dan/jasa (services)
tertentu berdasarkan pertimbangan
objektiv atas bobot dan/atau kinerja. Jasa atau produk tersebut harus menyamai
atau melebihi kebutuhan atau harapan pelangannya.
Fungsi
Manajemen
• Henry Fayol, fungsi manajemen yaitu planning,
organizing, commanding, coordinating, dan controlling.
• George R. Terry, fungsi manajemen adalah planning,
organizing, actuating, dan controlling.
• Luther Gulllich, fungsi manajemen yaitu planning,
organizing, staffing, directing, coordinating, reporting, dan controlling.
• Ernest Dale,
fungsi manajemen yaitu
planning, organizing, staffing,
directing, innovating, representing, dan controlling.
• Koonts & O’donnol, fungsi manajemen
yaitu planning, organizing, staffing, directing, controlling.
• Oey Liang Lee, fungsi manajemen
yaitu planning, organizing, directing, coordinating,Controlling
• James Staner, fungsi manajemen yaitu planning,
organizing, leading, dan controlling.
1. Perencanaan (Planning)
Pemilihan dan penentuan tujuan
organisasi, dan penyusunan strategi, kebijaksanaan, program, dan lain-lain.
2. Pengorganisasian (Organizing)
penentuan sumber
daya dan kegiatan
yang dibutuhkan, menyusun
organisasi atau kelompok kerja,
penugasan wewenang dan tanggungjawab serta koordinasi.
3. Pengarahan (Actuating)
Motivasi, komunikasi
kepemimpinan untuk mengarahkan
karyawan mengerjakan sesuatu yang ditugaskan padanya.
4. Pengawasan (Controlling)
Penetapan standar, pengukuran
pelaksanaan, dan pengambilan tindakan korektif
1.
Fungsi dari Perencanaan
2.
Menjelaskan
dan merinci dan tujuan yang ingin dicapai memberikan pegangan dan menetapkan
kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan untuk tujuan tersebut.
3.
b. Organisasi
menperoleh standar sumber daya
terbaik dan mendayagunakannya sesuai
tugas pokok fungsiyang
telah ditetapkan menjadi
rujukan anggota organisasi dalam
melaksanakan aktivitas yang konsisten prosedur dan tujuan.
4.
c. Memberikan batas kewenangan dan tanggung
jawab bagi seluruh pelaksana.
5.
d. Memonitor dan mengukur berbagai keberhasilan
secara intensip sehingga bisa menemukan dan memperbaiki kepemimpinan secara
dini.
6.
e. Memungkinkan untuk terpeliharanya persesuain
antara kegiatan internal dengan situas eksternal
7.
f. Menghindari pemborosan.
. Fungsi Pengorganisasian
Pengorganisasian sangat penting dalam manajemen karena membuat posisi orang jelas dalam struktur dan pekerjaannya dan melalui pemilihan, pengalokasian dan pendistribusian kerja yang profesional dan organisasi dapat mencapai tujuan secara efektif dan efisien.
3. Fungsi Pengarahan
Pemimpin lebih menekankan pada upaya mengarahkan dan memotivasi para personil agar dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik.
Pengorganisasian sangat penting dalam manajemen karena membuat posisi orang jelas dalam struktur dan pekerjaannya dan melalui pemilihan, pengalokasian dan pendistribusian kerja yang profesional dan organisasi dapat mencapai tujuan secara efektif dan efisien.
3. Fungsi Pengarahan
Pemimpin lebih menekankan pada upaya mengarahkan dan memotivasi para personil agar dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik.
. Fungsi Pengawasan
Agar tenaga atau karyawan pada lembaga mampu mengemban tugas atau fungsinya masing-masing maka harus dilakukan suatu pengawasan.
Langkah-langkah dalam melakukakan pengawasan:
a. Menetapan standard pelaksanaan,
b. Mengukur performa aktual.
c. Pengukuran pelaksaan nyata dan membandingkannya dengan standar yang telah ditetapkan,
d. Pengambilan tindakan koreksi yang diperlukan bila pelaksanaan menyimpang dari standar.
Agar tenaga atau karyawan pada lembaga mampu mengemban tugas atau fungsinya masing-masing maka harus dilakukan suatu pengawasan.
Langkah-langkah dalam melakukakan pengawasan:
a. Menetapan standard pelaksanaan,
b. Mengukur performa aktual.
c. Pengukuran pelaksaan nyata dan membandingkannya dengan standar yang telah ditetapkan,
d. Pengambilan tindakan koreksi yang diperlukan bila pelaksanaan menyimpang dari standar.
Langkah-langkah Manajemen
Menurut Gorton
a. Identifikasi masalah
b. Diagnosis masalah
c. Penetapan tujuan
d. Pembuatan keputusan
e. Perencanan
f. Pengorganisasian
g. Pengkoordinasian
h. Pendelegasian
i. Pengkomunikasian
j. Kerja dengan kelompok-kelompok
k. Penilaian
Menurut sergioivani
1. Perencanaan (planning)
2. Pengorganisasian (Organizing)
3. Pengerahan (Leading)
4. Pengawasan (Controlling)
Menurut Flifo
1. Perencanaan,
2. Pengorganisasian,
3. Kepemimpinan, dan
4. Pengawasan
Manajemen Pendidikan
• Secara sederhana manajemen Pendidikan
merupakan proses menejemen dalam dalam melaksanakan tugas pendidikan dengan
cara efektif.
• Dengan demikian Pendidikan merupakan suatu
sistem yang terencana untuk menciptakan
manusia seutuhnya, sistem pendidikan memiliki garapan dasar yang dikembangkan,
diantaranya terdiri dari:
1. Bidang garapan peserta didik
2. Bidang garapan tenaga
kependidikan.
3. Bidang garapan kurikulum
4. Bidang garapan sarana prasana
5. Bidang garapan keuangan
6. Bidang garapan kemitraan kepada
masyarakat
7. Bidang garapan bimbingan dan
pelayanan khusus.
Manajemen Pendidikan
Mengadaptasi pengertian manajemen
dan para ahli
dapat dikemukakan bahwa manajemen pendidikan adalah proses
perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha pendidikan
agar mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapakan.
Manajemen pendidikan adalah suatu penataan bidang garapan
pendidikan yang dilakukan melalui aktivitas perencanaan, pengorganisasian,
pengkomonikasian, pemotivasian,penggangaran,
pengendalian, pengawasan, penilaian dan pelaporan secara sistematis
untuk mencapai tujuan pendidikan secara berkualitas.
Tujuan Manajemen
Pendidikan
Dilakukan Manajemen
agar pelaksanaan suatu usaha
terencana secara sistematis dan dapat dievaluasi
secara benar, akurat
dan lengkap sehingga mencapai
tujuan secara produktif,
berkualitas, efektif dan efisien.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar